Terbaru

Friday, August 14, 2020

PELUNAKAN : Annealing dan Normalizing


PELUNAKAN
Softening (Pelunakan): Adalah usaha untuk menurunkan sifat mekanik agar menjadi lunak dengan cara mendinginkan material yang sudah dipanaskan didalam tungku (annealing) atau mendinginkan dalam udara terbuka (normalizing).
a.    Annealing
Annealing ialah memanaskan baja sampai suhu tertentu, kemudian menahannya selama waktu tertentu kemudian didinginkan dengan lambat.
1)    Tujuan proses annealing:
a)    Mengurangi kekerasan,
b)    Menghilangkan tegangan sisa,
c)    Memperbaiki ductility,
d)    Menghaluskan ukuran butiran.

2)    Proses annealing:
a)    Untuk baja hypoeutectoid (<0,83%C). Baja dipanaskan 30–60ºC (50-1000ºF) diatas temperatur A3 kemudian ditahan beberapa saat baru didinginkan di dalam dapur dengan kecepatan pendinginan 10—30ºC/jam sampai temperatur 30ºC di bawah A1, kemudian didinginkan di udara.
b)    Untuk baja hyper eutectoid (>0,831%C). Pada dasarnya sama dengan baja hypo eutectoid, kecuali pada permulaan pemanasan hanya sampai daerah austenit+sementit, yaitu pada temperatur sekitar 30-60ºC di atas A1.
3) Langkah melunakkan :

·         Bakar benda kerja dalam dapur sampai  berwarna merah.
·         Angkat benda kerja dari dapur.
·         Masukkan dalam timbunan pasir atau timbunan kapur kering.
·         Setelah benda kerja benar-benar dingin keluarkan dari dalam kapur atau pasir, kemudian benda kerja dikerjakan lebih lanjut. 
 Fire Silver Melt - Free photo on Pixabay
Gambar 4.6 Proses Melunakkan
Catatan : Warna pemanasan tergantung dari kadar karbon pada baja.

b.    Normalizing
Normalizing merupakan proses perlakuan panas dimana proses pemanasan mencapai temperatur austenisasi (temperatur eutectoid), dan kemuadian didinginkan perlahan pada udara (still air atau slightly agitated air).
1)    Tujuan proses Normalizing:
Untuk memperbaharui struktur butiran, agar semua pengaruh dari pengerjaan dingin atau panas dapat dihilangkan dan dapat dimanfaatkan untuk baja-baja konstruksi, baja rol, bahan yang mengalami penempaan.
2)    Proses Normalizing:
Memanaskan sampai sedikit di atas suhu kritis (60ºC di atas suhu kritis atas). Untuk hypoeutectoid temperatur pemanasan dilakukan diatas garis A3 sedangkan untuk baja hypereutectoid temperatur pemanasan dilakukan diatas garis Acm kemudian setelah suhu merata didinginkan di udara.
 
Gambar 4. Diagram normalizing
Prosedur penormalan :
·         Panaskan benda kerja pada dapur sampai berwarna merah.
·         Angkat benda kerja dari dapur,
·         Didinginkan di  udara dengan cara meletakan benda kerja di atas bata merah atau di atas bata tahan api.

No comments:

Post a Comment

Silahkan Beri komentar dengan sopan...
Komentar tidak boleh mengandung sara...
Terimakasih...