Terbaru

Showing posts with label MATERI PRAMUKA. Show all posts
Showing posts with label MATERI PRAMUKA. Show all posts

Wednesday, December 22, 2021

Wednesday, December 22, 2021

MATERI PRAMUKA : Sistem Pendidikan Kepramukaan

 


Pendidikan kepramukaan dilaksanakan berdasarkan pada nilai kepramukaan dan prinsip dasar kepramukaan dalam upaya membentuk karakter kebangsaan dan kecakapan hidup Pendidikan kepramukaan merupakan pendidikan nonformal dalam sistem pendidikan sekolah yang dilakukan di alam terbuka dalam bentuk kegiatan yang menarik, menantang, menyenangkan, sehat, teratur, dan terarah, dengan menerapkan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, agar terbentuk kepribadian dan watak yang berakhlak mulia, mandiri, peduli, cinta tanah air, serta memiliki kecakapan hidup. Pendidikan kepramukaan merupakan proses belajar mandiri yang progresif bagi kaum muda untuk mengembangkan diri pribadi seutuhnya, meliputi aspek spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Pendidikan kepramukaan merupakan proses pembinaan dan pengembangan potensi kaum muda agar menjadi warganegara yang berkualitas serta mampu memberikan sumbangan positif bagi kesejahteraan dan kedamaian masyarakat baik nasional maupun internasional. Pendidikan kepramukaan secara luas diartikan sebagai proses pembinaan yang berkesinambungan bagi kaum muda, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Nilai dan Prinsip Dasar Kepramukaan sebagai norma hidup setiap anggota Gerakan Pramuka, ditanamkan dan ditumbuhkembangkan kepada setiap peserta didik melalui proses penghayatan oleh dan untuk diri pribadi dengan bantuan tenaga pendidik, sehingga pengamalannya dapat dilakukan dengan inisiatif sendiri, penuh kesadaran, kemandirian, kepedulian, tanggungjawab serta keterikatan moral, baik sebagai pribadi maupun sebagai anggota masyarakat. -Setiap anggota Gerakan Pramuka wajib menerima nilai dan Prinsip Dasar Kepramukaan -Pengamalan nilai dan Prinsip Dasar Kepramukaan dilaksanakan dalam bentuk: 1. Menaati perintah Tuhan Yang Maha Esa dan menjauhi laranganNya serta beribadah sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki kewajiban untuk menjaga, memelihara persaudaraan dan perdamaian di masyarakat, memperkokoh persatuan, serta mempertahankan Pancasila, Undang-Undang Dasar Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan kebhinekaan 3. Melestarikan lingkungan hidup yang bersih dan sehat agar dapat menunjang dan memberikan kenyamanan dan kesejahteraan hidup masyarakat 4. Mengakui bahwa manusia tidak hidup sendiri, melainkan hidup bersama berdasarkan prinsip peri-kemanusiaan yang adil dan beradab 5. Memahami potensi diri pribadi untuk dikembangkan dengan cerdas guna kepentingan masa depannya dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; dan mengamalkan Satya dan Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. (1) Metode Kepramukaan merupakan cara belajar interaktif progresif melalui: -Pengamalan Kode Kehormatan Pramuka; -Belajar sambil melakukan; -Kegiatan berkelompok, bekerjasama, dan berkompetisi; -Kegiatan yang menarik dan menantang; -Kegiatan di alam terbuka; -Kehadiran orang dewasa yang memberikan bimbingan, dorongan, dan dukungan -Penghargaan berupa tanda kecakapan -Satuan terpisah antara putra dan putri (2) Metode Kepramukaan merupakan prosedur dan cara untuk mengimplementasikan nilai dan Prinsip Dasar Kepramukaan (3) Setiap unsur dalam Metode Kepramukaan memiliki fungsi Pendidikan spesifik, yang secara bersama-sama dan keseluruhan saling memperkuat dan menunjang tercapainya tujuan pendidikan kepramukaan Kode Kehormatan Pramuka diamalkan dalam bentuk: -Beribadah menurut keyakinan agama dan kepercayaan masing-masing; -Menjalankan hidup sehat secara rohani dan jasmani -Memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara -Melestarikan lingkungan beserta alam seisinya -Membangun kebersamaan, kepedulian, baik dalam lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat -Membina persaudaraan dengan pramuka sedunia -Mendengarkan, menghargai dan menerima pendapat atau gagasan orang lain, mengendalikan diri, bersikap terbuka, mematuhi kesepakatan dan memperhatikan kepentingan bersama, mengutamakan kesatuan dan persatuan serta bertutur kata dan bertingkah laku sopan santun, ramah dan sabar -Memberikan pertolongan dan berpartisipasi dalam kegiatan bakti maupun kegiatan sosial, membina kesukarelaan dan kesetiakawanan, membina ketabahan dan kesabaran dalam mengatasi rintangan dan tantangan tanpa mengenal sikap putus asa -Menerima tugas dengan ikhlas, sebagai upaya persiapan pribadi menghadapi masa depan, berupaya melatih keterampilan dan pengetahuan sesuai kemampuan, riang gembira dalam menjalankan tugas dan menghadapi kesulitan maupun tantangan -Membiasakan diri hidup hemat, cermat, dan bersahaja agar mampu mengatasi tantangan yang dihadapi -Mengendalikan diri dalam menghadapi tantangan dan kenyataan dengan berani dan setia -Menaati norma dan aturan -Menepati janji, bertanggung jawab atas tindakan dan perbuatan; dan -Memiliki daya pikir dan daya nalar yang baik pada saat merencanakan kegiatan maupun pada saat pelaksanaan kegiatan, serta berhati-hati dalam bertindak, bersikap dan berbicara


Tuesday, December 21, 2021

Tuesday, December 21, 2021

MATERI PRAMUKA : SIFAT GERAKAN KEPRAMUKAAN

Terbuka :

artinya dapat didirikan di seluruh wilayah Indonesia dan diikuti oleh seluruh warga negara Indonesia tanpa membedakan suku, ras, golongan, dan agama. Universal : artinya tidak terlepas dari idealisme nasional, prinsip dasar, dan metode kepramukaan sedunia serta membina persahabatan, persaudaraan, dan perdamaian dunia. Mandiri : artinya penyelenggaraan organisasi dilakukan secara otonom dan bertanggung jawab. Suka dan Rela : artinya kesediaan anggota Gerakan Pramuka untuk secara suka dan rela menaati ketentuan dan peraturan dilingkungan Gerakan Pramuka. Patuh dan Taat : Gerakan Pramuka bersifat patuh dan taat terhadap semua peraturan perundang-undangan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Non Politik:
  1. Gerakan Pramuka bukan organisasi sosial-politik dan bukan bagian dari salah satu organisasi sosial-politik;
  2. Gerakan Pramuka tidak dibenarkan ikut serta dalam kegiatan politik praktis;
Religius :
  1. Gerakan Pramuka wajib membina dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan anggotanya;
  2. Gerakan Pramuka mampu mengembangkan kerukunan hidup antar umat beragama; dan
  3. Anggota Gerakan Pramuka wajib memeluk agama dan beribadah sesuai agama dan keyakinannya masing-masing.
Persaudaraan : Gerakan Pramuka bersifat persaudaraan, artinya setiap anggota Gerakan Pramuka wajib mengembangkan semangat persaudaraan antar sesama pramuka dan sesama umat manusia.

Monday, December 20, 2021

Monday, December 20, 2021

MATERI PRAMUKA : ASAS, TUJUAN, TUGAS POKOK, DAN FUNGSI GERAKAN PRAMUKA

 MATERI PRAMUKA : ASAS, TUJUAN, TUGAS POKOK, DAN FUNGSI GERAKAN PRAMUKA

Asas Gerakan Pramuka - Pancasila adalah satu-satunya asas Gerakan Pramuka untuk mencapai tujuan. - Pancasila diwujudkan dalam sikap dan perilaku setiap anggota Gerakan Pramuka. ----- Tujuan Gerakan Pramuka Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka agar menjadi: a. Manusia yang memiliki: Kepribadian yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa; Kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia; Jasmani yang sehat dan kuat; dan Kepedulian terhadap lingkungan hidup. b. Warga negara Republik Indonesia yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa dan negara. ---- Tugas Pokok Gerakan Pramuka - Gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok menyelenggarakan Pendidikan kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas bangsa yang berkarakter agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggungjawab, mampu membina, dan mengisi kemerdekaan nasional serta membangun dunia yang lebih baik. - Penyelenggaraan pendidikan kepramukaan tersebut dilaksanakan dengan bimbingan anggota dewasa . - Dalam pelaksanaan tugas pokok perlu dilakukan kerja sama yang baik dengan orang tua, guru, dan unsur masyarakat agar terdapat keselarasan dan kesinambungan dalam pendidikan. ----- Fungsi Gerakan Pramuka Gerakan Pramuka berfungsi sebagai organisasi pendidikan nonformal di luar sistem pendidikan sekolah (formal) dan di luar sistem pendidikan keluarga (informal) dalam pelaksanaannya saling melengkapi dan memperkaya. Gerakan Pramuka berfungsi pula sebagai wadah pembinaan dan pengembangan kaum muda dengan dilandasi Sistem Among, Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan. Pelaksanaan dari fungsi tersebut disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan masyarakat, bangsa dan negara.

Friday, December 17, 2021

Friday, December 17, 2021

MATERI PRAMUKA : NAMA, STATUS, TEMPAT DAN HARI PRAMUKA

(1) Organisasi ini bernama Gerakan Pramuka yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961 tanggal 20 Mei 1961 sebagai kelanjutan dan pembaruan Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia, dan didirikan untuk waktu yang tidak ditentukan.

(2) Kepanjangan Gerakan Pramuka adalah Gerakan Praja Muda Karana, yaitu gerakan rakyat muda yang suka berkarya. ------- Gerakan Pramuka diatur dalam : Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka dan berstatus badan hukum. ------- (1) Gerakan Pramuka berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia. (2) Gerakan Pramuka menyelenggarakan kegiatan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri. ---- Hari Pramuka ditetapkan tanggal 14 Agustus, karena pada tanggal 14 Agustus 1961 pemerintah Republik Indonesia menganugerahkan Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia kepada Gerakan Pramuka.
Friday, December 17, 2021

MATERI LAMBANG GERAKAN PRAMUKA


MATERI PRAMUKA : LAMBANG GERAKAN PRAMUKA

------ Lambang Gerakan Pramuka adalah tanda pengenal organisasi Gerakan Pramuka yang bersifat tetap. Lambang ini diciptakan oleh Soenardjo Atmodipoerwo, seorang pegawai tinggi Departemen Pertanian yang juga tokoh pramuka. Lambang ini dipergunakan pertama kali sejak tanggal 14 Agustus 1961, ketika Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno menganugerahkan Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia kepada organisasi Gerakan Pramuka melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 tahun 1961. ------ KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA NOMOR : 006/KN/72 TAHUN 1972 TENTANG LAMBANG GERAKAN PRAMUKA Ditetapkan di : Jakarta. pada tanggal : 31 Januari 1972. Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Ketua   Hamengku Buwono IX. ---- Uraian arti kiasan lambang Gerakan Pramuka. Satu : Buah Nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti : penduduk aseli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah Nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia Dua : Buah Nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun djuga. Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa setiap Pramuka adalah seorang yang rokhaniah dan jasmaniah sehat, kuat dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia. Tiga : Nyiur dapat tumbuh di mana saja, yang membuktikan besarnya daya-upayanya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan sekelilingnya. Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masjarakat dimana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.
Simak Video Materi Lambang Gerakan Pramuka di Youtube
Empat : Nyiur bertumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus jakni yang mulia dan djudjur dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu. Lima : Akar Nyiur yang bertumbuh kuat dan erat di dalam tanah melambangkan bahwa tekad dan kejakinan tiap Pramuka mempunjai dan berpegang kepada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata, ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanja. Enam : Nyiur adalah pohon yang serbaguna, dari ujung hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia. --------------------------------------------------------------------------------------

Friday, April 30, 2021

Friday, April 30, 2021

06. SKK Penabung untuk Pramuka Penegak/Pandega

 06. SKK Penabung untuk Pramuka Penegak/Pandega

  1. telah memenuhi SKK Penabung untuk Siaga,
  2. seluruh atau sebagian uang yang ditabung dalam buku tabungannya adalah uang yang diperoleh dari hasil usahanya sendiri,
  3. dapat membantu mengurus administrasi buku-buku Tabungan Pramuka di Perindukan Siaga atau Pasukan Penggalang.
  4. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga, sehingga mencapai TKK Penabung.
Untuk mencapai SKK Penabung tingkat Madya, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. telah memenuhi SKK Penabung Tingkat Purwa,
  2. dapat menjelaskan kepada Pramuka lain cara menabung dalam bank lewat Tabanas, buku Tabungan Pramuka atau buku Tabungan Pelajar,
  3. dapat menjelaskan kepada Pramuka lain perbedaan antara menabung di celengan dan menabung di bank lewat Tabanas, buku Tabungan Pramuka dan buku Tabungan Pelajar.
  4. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Penabung Tingkat Purwa.

Untuk mencapai  SKK Penabaung tingkat Utama, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. telah memenuhi SKK Penabung Tingkat Madya,
  2. dapat merencanakan, mempersiapkan, dan melaksanakan suatu sandiwara kecil atau suatu ceramah tentang menabung untuk para Pramuka atau orang-orang lain,
  3. mengerti arti beberapa istilah yang biasa digunakan dalam perbankan, misalnya: rekening giro, rekening deposito, sertifikat bank, cheque, traveller cheque dan lain-lain.
  4. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Penabung Tingkat Madya.

Friday, April 30, 2021

05. Syarat Kecakapan Khusus Berkemah untuk Pramuka Penegak Pandega.

 05. Syarat Kecakapan Khusus Berkemah untuk Pramuka Penegak Pandega.

Gambar TKK  Berkemah  untuk Pramuka Penegak/Pandega :


Untuk mencapai SKK Berkemah, seorang  Pramuka  Penegak dan Pandega harus :
  1. sedikitnya sudah tiga kali mengikuti perkemahan sehari semalam (misalnya Perkemahan Sabtu Minggu = Persami), dan satu kali perkemahan yang lebih dari dua malam,
  2. dapat memperlihatkan cara menyusun isi kantong punggung (rugzak-ransel) dengan baik dan rapi,
  3. mengetahui dan dapat mendirikan tenda regu (untuk 6-10orang), dengan rapi dan benar, termasuk pemakaian simpul dan pembuatan paritnya,
  4. mengetahui dan dapat mengatur perkemahan regu/sangganya (mengatur barang-barang dalam tenda, isi tenda dapur barang-barang di rak piring, rak sepatu, dan lain-lain),
  5. mengetahui dan dapat menjaga kebersihan perkemahan regu/sangganya, termasuk pembuatan tempat sampah basah dan sampah kering, serta membawa pulang ke rumah alat-alat dapur dan barang lainnya dalam keadaan bersih.
  6. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga sehingga mencapai TKK Berkemah.
Untuk mencapai SKK Berkemah Tingkat Madya, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. telah memenuhi Syarat Kecakapan Khusus Berkemah Tingkat Purwa,
  2. tahu keperluan perlengkapan berkemah untuk perorangan dan regu/sangganya,
  3. mengetahui dan dapat mengatur perkemahan regu/sangganya, yaitu: (a) dapat menempatkan letak tenda tidur, tenda dapur, tiang jemuran, rak piring, rak sepatu, tempat sampah dan sebagainya, sesuai dengan keadaan empat, arah angin dan arah sinar matahari, (b)   dapat mengatur aliran air hujan.
  4. dapat mendirikan berbagai macam tenda, misalnya tenda tidur, tenda dapur, tenda makan, tenda beratap ganda (double dek), melipat, serta memelihara tenda regu,
  5. dapat membuat pagar, tiang jemuran, rak piring, rak sepatu dan lain-lain secara sederhana.
  6. dapat membuat pembagian tugas kerja bagi anggota sangganya atau Regu Penggalang,
  7. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Berkemah Tingkat Purwa.

Untuk mencapai SKK Berkemah tingkat Utama, seorang Pramuka Penegak Pandega harus:
  1. telah mencapai Syarat Kecakapan Khusus Berkemah Tingkat Madya,
  2. tahu keperluan perlengkapan berkemah untuk pasukan, dan peraturan serta syarat-syarat perkemahan yang baik,
  3. dapat mengatur letak perkemahan regu/sangga dalam pasukan/ambalannya, termasuk menentukan letak lapangan upacara dan tempat berlatih,
  4. tahu cara penentuan tempat sanitasi tempat mandi, cuci dan kakus),
  5. dapat mendirikan tenda besar dari kain terpal, atau membuat tenda darurat dari bahan yang ada di sekitarnya,
  6. tahu syarat-syarat perkemahan yang baik, dan: (a)  dapat mencari tempat berkemah yang memenuhi syarat perkemahan, (b)  dapat mengusahakan air minum yang sehat di perkemahan, (c)    mengetahui usaha untuk mendapat izin orang tua, kwartir, pemerintah setempat dan pemilik tanah serta tempat-tempat lainnya.
  7. dapat menyusun acara Perkemahan Penggalang/Penegak/Pandega, untuk sedikitnya selama 24 jam,
  8. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Berkemah Tingkat Madya.


Friday, April 30, 2021

04. SKK Juru Masak untuk Pramuka Penegak Pandega

 04. SKK Juru Masak untuk Pramuka Penegak Pandega

Gambar TKK Juru Masak untuk Pramuka Penegak/Pandega :


Untuk mencapai  SKK Juru Masak tingkat Purwa, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. dapat membuat dapur dan tahu syarat-syaratnya,
  2. mengetahui cara dan dapat membuat api terbuka dengan kayu-tanpa minyak,
  3. dapat menghidangkan masakan untuk orang, yang terdiri dari : (a) nasi, (b)  satu jenis lauk kering ( unter atau bakar, tanpa kuah ), (c) satu jenis hidangan pencuci mulut, (d)  minuman the atau kopi panas;
  4. mengetahui cara menyimpan makanan menurut peraturan kesehatan,
  5. pernah membantu juru masak di suatu perkemahan 24 jam.
  6. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga sehingga mencapai TKK Juru Masak.
Untuk mencapai SKK Juru Masak tingkat Madya, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Juru Masak Tingkat Purwa,
  2. tahu cara dan telah menyusun beberapa menu beserta bahan-bahan keperluannya, untuk satu regu yang berkemah selama maksimal 3x24 jam, dengan mengingat 4 sehat 5 sempurna,
  3. tahu cara dan dapat mengawetkan satu jenis makanan/bahan makanan,
  4. dapat menghidangkan masakan untuk satu regu, yang terdiriari: (a) nasi, (b) satu jenis lauk kering (tanpa kuah,  unter, rebus, bakar,kukus, dan lain-lain), (c) satu jenis lauk dengan kuah (sayur), (d) satu jenis hidangan pencuci mulut, (e) minuman.
  5. telah melatih seorang Pramuka sehingga mencapai Tanda Kecakapan Khusus Juru Masak Tingkat Purwa.
Untuk mencapai SKK Juru Masak tingkat Utama, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. telah memenuhi Syarat-syarat Kecakapan Khusus Juru Masak Tingkat Madya,
  2. mengetahui cara dan telah menyusun menu untuk keperluan perkemahan satu regu selama 6x24 jam (lengkap dengan keperluan peralatan dan bahan) dengan mengingat 4 sehat 5 sempurna,
  3. mengetahui nilai gizi beberapa jenis bahan makanan,
  4. mengetahui cara dan dapat mengawetkan paling sedikit dua jenis makanan/bahan makanan supaya tahan selama 1 minggu.
  5. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka sehingga mencapai TKK Juru Masak Tingkat Madya.

Friday, April 30, 2021

03. SKK Pengamat untuk Pramuka Penegak dan Pandega.

 03. SKK Pengamat untuk Pramuka Penegak dan Pandega.

Gambar TKK Pengamat untuk Pramuka Penegak/Pandega :


Untuk mencapai SKK Pengamat tingkat Purwa, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. dapat mengingat 10 dari 15 macam benda yang dilihatnya dalam 1 menit (dilakukan dua kali percobaan dengan benda-benda yang berlainan),
  2. dapat mengenal dan mengingat sedikitnya 7 dari 10 macam benda-benda yang dirabanya, dicium, dikecap dengan lidah dan suara yang didengarnya,
  3. dapat mengikuti jejak sejauh 3 km, dengan menggunakan tanda jejak sederhana dari bahan alam sekitarnya, dan dapat mencatat sedikitnya 70% dari seluruh tanda yang dibuar penguji;
  4. (a) mengetahui dan mencatat cara dan kebiasaan hidup jenis binatang yang hidup di sekitarnya; atau (b) mengetahui nama dan mengenal 10 macam tumbuh-tumbuhan/sayur-sayuran/buah-buahan yang biasa digunakan manusia dan tumbuh di daerahnya; atau (c) mengetahu 1 nama dan mengenal beberapa macam jamur (fungsi) yang dapat dimakan atau yang beracun, yang tumbuh di daerahnya. 
  5. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga, sehingga mencapai TKK Pengamat.
Untuk mencapai SKK Pengamat tingkat Madya, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. telah memenuhi SKK Pengamat Tingkat Purwa,
  2. dapat mengingat sedikitnya 12 dari 18 benda yang dilihatnya dalam 1 menit, misalnya barang-barang dagangan di warung, macam-macam tanaman di kebun, dan sebagainya (dilakukan dua kali percobaan dengan benda berlainan),
  3. dapat mengenal dan mengingat sedikitnya 9 dari 12 macam benda yang diraba, dicium, dikecap dengan lidah, dan suara yang didengarnya,
  4. dapat mengikuti jejak sejauh 5 km, dengan menggunakan tanda jejak dan surat-surat penunjuk jalan, serta dapat mengingat kembali tiga di antara Iima tempat-tempat penting yang dilewatinya, misalnya mesjid/gereja, pasar, poliklinik, rumahsakit, dokter dan lain-lain,
  5. bersama seorang kawan dapat membuat laporan/tertulis tentang suatu kejadian/peristiwa yang dilihatnya dan berlangsung kira-kira lima menit.
  6. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Pengamat Tingkat Purwa.
Untuk mencapai SKK Pengamat tingkat Utama, seorang Pramuka Penegak/Padega harus:
  1. telah memenuhi SKK Pengamat Tingkat Madya,
  2. dapat mengingat 15 dari 20 macam benda yang dilihatnya selama 1 menit, misalnya barang-barang di toko/pasar, makanan di meja pesta, peserta suatu rapat, Pramuka dalam latihan dan sebagainya,
  3. dapat mengikuti jejak sejauh 5 km, dengan menggunakan peta, kompas dan surat-surat penunjuk jalan; sesudah sampai di tempat terakhir dapat menunjukkan dalam peta itu letak dari (sedikitnya) 3 di antara 5 tempat penting yang dilewatinya, misalnya mesjid/gereja, sekolah rumah sakit/dokter, pasar,bengkel dan sebagainya,
  4. telah mengamati suatu tempat/ruang, mendengar suara, meraba, mencium barang-barang dalam ruang itu dalarn waktu seluruhnya 5 menit, kemudian bersama dua orang kawan lainnya harus dapat melaporkan "dugaan" tentang peristiwa yang terjadi di tempat itu, dan kira-kira 60% benar.
  5. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Pengamat Tingkat Madya.

Friday, April 30, 2021

02. SKK Pengatur Rumah untuk Pramuka Penegak dan Pandega.

 02. SKK Pengatur Rumah untuk Pramuka Penegak dan Pandega.

Gambar TKK Pengatur Rumah untuk Pramuka Penegak/Pandega :


Untuk mencapai SKK Pengatur Rumah tingkat Purwa, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. dapat mengatur isi dan menghias suatu ruangan secara sederhana, tetapi berseni (artistik), dengan memperhatikan komposisi, bentuk dan warna ruang tamu, ruang tidur, ruang belajar, ruang makan, ruang tunggu, atau ruang lainnya,
  2. dapat membuat sedikitnya dua macam hiasan sederhana dari barang-barang yang ada di sekitarnya, misalnya dengan menggunakan bunga kebun, kertas, batu, buah-buahan, tanaman, dahan-dahan, atau bahan-bahan lainnya,
  3. mengerti cara mengatur lampu penerangan dan peredaran udara(ventilasi).
  4. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga, sehingga mencapai TKK Pengatur Ruangan.
Untuk mencapai SKK Pengatur Rumah tingkat Madya, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. Sudah memenuhi SKK Pengatur Rumah Tingkat Purwa,
  2. dapat mengatur dan menghias ruangan untuk: (a)    rapat, pertemuan, atau konfrensi, (b)    perayaan sekolah, kampung, mesjid, atau gereja, dan lain-lain. (c)  ruang istirahat, ruang rekeasi, atau operation room, dan lain-lain;
  3. (a) dapat menyusun bunga untuk meja tamu, pesta, kematian, atau penghargaan pada orang lain, dan lain-lain, atau  (b) dapat membuat sedikitnya tiga macam benda hiasan, misalnya dengan menggunakan bambu, tempayan, payung, janur, tempurung, sabut atau kayu, dan lain-lain.
  4. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Pengatur Rumah Tingkat Purwa.
Untuk mencapai SKK Pengatur Rumah tingkat Utama, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. telah memiliki TKK Pengatur Rumah Tingkat Madya, 
  2. dapat mengatur dan menghias: (a)  ruangan tamu pada peralatan perkawinan atau khitanan, (b)   ruang pengantin atau khitanan, (c)  kursi mempelai atau panggung, dengan memperhatikan keadaan ruang, jumlah undangan, jalan untuk tamu dan pembawa konsumsi, tempat pidato, tempat pertunjukan kesenian, dan lain-lain;
  3. dapat memelihara dan membersihkan perabot rumah tangga, supaya tahan lama dan kelihatan tetap baru! misalnya meja kursi, patung almari, barang dari logam, dari gelas atau kaca, dan lain-lain;
  4. dapat mengatur dan mengubah ruangan pameran (etalase) sesuai dengan keadaan dan kebutuhan pada saat itu, misalnya pada peringatan 17 Agustus, pada hari ulang tahun, peringatan Natal, hari Raya Idul Fitri, dan lain-lain.
  5. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Pengatur Rumah Tingkat Madya.

Friday, April 30, 2021

01. SKK Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) untuk Panegak/Pandega

 01.  SKK Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) untuk Panegak/Pandega

Gambar TKK Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan untuk Pramuka Penegak/Pandega :

Untuk mencapai SKK P3K Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. mengetahui cara dan dapat menolong kecelakaan: luka iris, luka garuk, luka terbakar/kena benda panas, benjut/memar, terkilir, hidung berdarah, tersengat, tergigit binatang berbisa, dan debu di mata,
  2. mengetahui cara dan dapat mencegah dan menolong orang yang mengalami Hilang semangat (coliapse), pingsan, mati suri (schijndood), dan tersengat sinar matahari (zonnesteek),
  3. mengetahui cara dan dapat menggunakan dengan benar dan rapi: pembalut segitiga (mitella), dan pembalut panjang (zwapchtel verband) untuk luka di jari, lengan, tangan, kepala, lutut dan betis,
  4. mengetahui letak urat-urat nadi terpenting, dan mengetahui cara penghentian perdarahan urat nadi,
  5. dapat membuat tandu darurat dengan cepat dan rapi, dan tahu serta dapat mengangkut pendrita dengan berbagai cara, secara seorang diri, maupun bersama dengan teman,
  6. mengetahui dan dapat melakukan dengan baik dua pernafasan tiruan (kunstmatige ademhaling),
  7. mempunyai pengetahuan tentang obat-obatan/ramuan yang dapat digunakan untuk pertolongan pertama pada kecelakaan,
  8. mengetahui nama alamat nomor telpon Puskesmas (poliklinik), rumah sakit dan dokter setempat.
  9. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK PPPK Tingkat Purwa.
Untuk mencapai SKK P3 K tingkat Madya, seorang Pramuka Penegak & Pandega  harus:

  1. telah memenuhi SKK PPPK Tingkat Madya,
  2. sebagai seorang anggota regu penolong (bukan pemimpin) yang terdiri atas 4 @ 5 orang, melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan (tiruan) yang dibuat oleh penguji, secara terperinci, tepat dan cepat sesuai dengan aturan PPPK (perlu diperhatikan keterangannya, kecepatan, kerjasama, dan lain-lain),
  3. mengetahui cara dan dapat menyampaikan secara lisan, tertulis atau melalui telpon (kepada dokter, rumah sakit, polisi atau keluarganya),
  4. mengetahui cara dan dapat melakukan dengan baik cara-cara pernafasan tiruan.
  5. mengetahui cara dan dapat mengangkut penderita melalui rintangan-rintangan/gang sempit, melaiui kolong, menyeberang parit, melewati pagar/tembok, naik-turun tangga, dan lain-lain) dengan atau tanpa tandu.
  6. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK PPPK Tingkat Purwa.
           Catatan: Mereka yang memiliki ijazah PPPK (penolong dan pengangkut) dari PMI berhak
           mendaparkan TKK PPPK Tingkat Madya.

Untuk mencapai SKK P3K Tingkat Utama, seorang pramuka harus:
  1. telah memenuhi SKK PPPK Tingkat Madya,
  2. mengetahui cara dan dapat menolong kecelakaan berbagai macam patah tulang terbuka atau tertutup (Fractura complicate dan incomplicata), juga rahang atau lutut meleset,
  3. mengetahui cara dan dapat memberikan pertolongan kepada orang yang mengalami perdarahan dalam tubuh (internebloedingen),
  4. dapat memperhatikan cara-cara bertindak apabila ada dugaan keracunan, dan gegar otak,
  5. dapat dan tahu cara menolong orang tenggelam, terbenam/tertimbun, kena aliran listrik, dan shock/gugat,
  6. pernah memimpin satu regu penolong pada kecelakaan (sungguh-sungguh atau tiruan).
  7. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK PPPK Tingkat Madya.
  • Catatan: Untuk mereka yang telah memiliki ijazah PPPK dari PMI, dan telah ikut secara aktif bertugas menolong kecelakaan (minimum 10 kali) sebagai tenaga bantuan/anggota sukarelawan regu-regu PMI, berhak menerima TKK PPPK Tingkat Utama. Yang dimaksud kecelakaan di sini adalah kecelakaan sungguh-sungguh dan bukan tiruan yang dibuat oleh penguji.


Friday, April 30, 2021

10 TKK Wajib Pramuka Penegak/Pandega