Terbaru

Sunday, October 8, 2023

Fungsi M-code dalam Mesin CNC

Fungsi M-code dalam Mesin CNC

Pendahuluan:

Dalam operasi mesin CNC (Computer Numerical Control), selain G-code yang mengontrol pergerakan alat pemotong, terdapat kode lain yang disebut M-code. Kode M-code digunakan untuk mengontrol fungsi-fungsi non-pergerakan dalam mesin CNC, seperti pengaturan alat pemotong, pendinginan, dan pemrograman tingkat tinggi lainnya. Dalam materi ini, kita akan menjelaskan lebih lanjut tentang fungsi M-code dalam mesin CNC.

Apa Itu M-code?

-       M-code adalah bagian dari bahasa pemrograman mesin CNC yang digunakan untuk mengontrol fungsi-fungsi non-pergerakan dalam mesin, seperti pengaturan alat pemotong, pemrograman tingkat tinggi, dan fungsi lainnya.

-       Setiap perintah M-code terdiri dari huruf "M" diikuti oleh angka yang mengidentifikasi fungsi yang akan dijalankan.

Baca Juga : Fungsi G-Code dalam Mesin CNC

Fungsi Utama M-code dalam Mesin CNC:

-       M01 - Stop Opsional (Optional Stop): M01 digunakan untuk menghentikan program CNC secara opsional pada titik tertentu. Operator mesin dapat memutuskan apakah akan menghentikan program pada titik ini atau melanjutkan operasi tanpa henti.

-       M02 - Akhir Program (End of Program): M02 digunakan untuk mengakhiri program CNC. Ini mengindikasikan bahwa operasi selesai dan mesin dapat dimatikan.

-       M03 - Spindle Clockwise (Poros Berlawanan Arah Jarum Jam): M03 digunakan untuk mengaktifkan poros mesin CNC agar berputar searah jarum jam. Ini sering digunakan untuk pemotongan material.

-       M04 - Spindle Counterclockwise (Poros Searah Jarum Jam): M04 digunakan untuk mengaktifkan poros mesin CNC agar berputar berlawanan arah jarum jam. Ini berguna untuk operasi pemotongan tertentu.

-       M05 - Matikan Poros (Stop Spindle): M05 digunakan untuk menghentikan putaran poros mesin CNC. Ini dilakukan setelah selesai pemotongan atau untuk mengganti alat pemotong.

-       M06 - Ganti Alat Pemotong (Tool Change): M06 digunakan untuk menginstruksikan mesin CNC untuk mengganti alat pemotong. Ini berguna ketika program memerlukan alat pemotong yang berbeda.

-       M08 - Aktifkan Pendingin Air/Sirkulasi Cairan (Coolant On): M08 digunakan untuk mengaktifkan sistem pendingin seperti air atau cairan pelumas.

-       M09 - Matikan Pendingin Air/Sirkulasi Cairan (Coolant Off): M09 digunakan untuk mematikan sistem pendingin.

-       M30 - Akhir Program dan Restart (End Program and Rewind): M30 digunakan untuk mengakhiri program CNC dan mengulang program dari awal.

Baca Juga : Pemrograman Mode Absolut dalam Mesin CNC

Baca Juga : Pemrograman Mode Inkrimental dalam Mesin CNC

Kesimpulan:

M-code adalah bagian penting dari bahasa pemrograman mesin CNC yang memungkinkan pengendalian fungsi-fungsi non-pergerakan dalam mesin. Dengan memahami dan menggunakan M-code secara efektif, operator dan pemrogram mesin CNC dapat mengoptimalkan operasi dan menghasilkan hasil yang diinginkan dengan tingkat presisi yang tinggi.

No comments:

Post a Comment

Silahkan Beri komentar dengan sopan...
Komentar tidak boleh mengandung sara...
Terimakasih...